DALYANA'S BLOG
My Life My Imagination My Opinion

Sabtu, 19 Februari 2011

INTI SARI CERAMAH HIKMAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW


A. Pantun Pembuka

1.      Betapa banyak kurma dan kwanyi yang merah merekah? Tapi kenapa pilih pepaya dan semangka di sudut rumah?
2.      Betapa banyak ulama dan kyai yang pandai dan biasa ceramah? Tapi kenapa pilih saya seorang guru matematika untuk ceramah?
3.      Buat apa kita membeli serabi? Kalau kita tak dapat mengunyah dan memakannya? PERCUMA…….....
4.      Buat apa kita memperingati Maulid Nabi? Kalau kita tak dapat mengambil hikmah dan teladan dari padanya? PERCU…. MA……..….
5.      Nah agar peringatan maulid Nabi kali ini TIDAK PERCUMA, maka selama saya ceramah adik - adik harus sanggup melakukan 2 M dan setelah saya selesai ceramah 2 M!
6.      Gimana…? Sanggup…..?
7.      Apakah 4 M itu?
  1. Mendengarkan
  2. Memperhatikan
  3. Mengingat - ingat
  4. Mengamalkan/ Mempraktekkan

B. Pertanyaan – Pertanyaan Apa Saja Yang Akan Dijawab?

1.      Apa Pentingnya Memperingati Maulid Nabi?
2.      Mengapa Kita Perlu Mencontoh Nabi?
3.      Apa Saja Contoh Keberhasilan Beliau?
4.      Apa Kunci Keberhasilan Beliau?

C. Isi Ceramah/ Jawaban Atas Pertanyaan – Pertanyaan di Atas:

1. Apa Pentingnya Memperingati Maulid Nabi?
Akhir – akhir ini di sekitar kita sedang terjadi multi (banyak) krisis, terutama:  krisis iman, krisis figur/contoh/teladan dan krisis akhlaq. Oleh karenanya perlu adanya contoh/ teladan yang lengkap, serba baik dan sangat berhasil dalam segala sepak terjang kehidupannya. Nah siapakah dia? tiada lain itu semua ada pada diri nabi Muhammad s.a.w yang kita peringati maulidnya saat ini

2.      Mengapa Kita Perlu Mencontoh Nabi?
 a.      Dia manusia biasa, bukan malaikat, bukan jin/ syaithon
b.      Dalam diri dan kehidupan beliau terdapat contoh yang sangat baik dan lengkap sesuai profesi dan kedudukan kita,
 c.      Beliau meliliki akhlaq yang sangat terpuji
d.      Beliau sangat berhasil dalam kehidupan, dakwah, perjuangan dan kepemimpinannya

3.   Apa Saja Contoh Keberhasilan Beliau?
  1. Sebagai anak dan calon pemimpin, ia seorang anak yang: taat & hormat kepada guru dan orang tua, rajin beribadah, belajar dan berdoa, bergaul dengan anak yang baik-baik, tidak pernah terlibat pertengkaran/ perkelahian, tidak sombong, tidak pelit dan sifat-sifat terpuji lainnya.
  2. Sebagai pedagang, dia pedagang yang jujur dan berhasil
  3. Sebagai kepala rumah tangga, di tengah kemiskinannya ia hidup dengan beberapa istri, mampu berkata: RUMAH TANGGAKU LAKSANA SURGA BAGIKU
  4. Sebagai guru/ Ustadz, ia sangat berhasil membina, mendidik dan melatih generasi sahabat sebagai manusia unggul dan pilihan dalam segala hal
  5. Sebagai pemimpin umat, bangsa dan negara, ia berhasil merubah masyarakat mekah dan madinah dari masyarakat yang jahiliyah menjadi masyarakat yang maju, rukun, sejahtera, aman, damai dalam waktu singkat (+23 tahun)
  6. Sebagai panglima perang, ia seorang panglima yang gagah berani, ditaati dan dihormati kawan dan sangat dihormati dan ditakuti lawan
4.   Apa Kunci Keberhasilan Beliau?

Karena beliau itu selalu:
a)      Mengutamakan wahyu (Al-Quran) dalam setiap berpikir, berkata dan berbuat di manapun dan kapanpun
b)      Mempercayakan tugas-tugas tertentu kepada orang-orang yang tepat, sesuai dengan keahliannya
c)      Memberikan contoh dan petunjuk yang jelas, sebelum menyuruh orang lain melakukan sesuatu
d)      Bermusyawarah dan istikharah, sebelum mengambil suatu keputusan yang penting
e)      Memiliki 4 sifat wajib bagi seorang rosul, yakni: (1) fathonah (cerdas), (2) sidiq (jujur), (3) amanah (dapat dipercaya), (4) tabligh (menyampaikan ajaran Islam dengan mudah, lengkap dan benar)

C. Pantun Penutup

1.   Kalaulah ada benang yang patah, jangan disimpan di dalam peti, kalaulah ….
2.   Kopat janure tuwo, mbok bilih anggen kawulo matur kathah pinanggih lepat, kawulo nyuwun agunging pangapuro
3.   Kalau ada sumur di ladang, bolehlah kita menumpang mandi, kalaulah ….
4.   Billaahit Taufiq wal Hidayah ….


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar